
Jakarta 6 Maret 2026 – Program Studi Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan workshop bertajuk “Digital Technology for Research & Academic Writing in Literary and Cultural Studies” secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan yang diikuti oleh 18 dosen Sastra Inggris dan bidang terkait ini bertujuan meningkatkan kompetensi pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung penelitian dan penulisan akademik di bidang sastra dan kajian budaya.
Workshop ini diselenggarakan sebagai respons terhadap berkembangnya pemanfaatan digital humanities tools yang telah mengubah lanskap penelitian sastra dan budaya. Perkembangan tersebut menuntut dosen untuk menguasai perangkat analisis berbasis korpus yang mampu mendukung eksplorasi teks secara lebih sistematis, mulai dari analisis frekuensi kata, concordance, keyword analysis, hingga visualisasi data teks untuk memperkuat kualitas publikasi ilmiah.
Selama tiga jam pelaksanaan, peserta memperoleh pelatihan intensif yang dibawakan oleh FX. Risang Baskara dari Universitas Sanata Dharma. Workshop diawali dengan pengenalan aplikasi AntConc dan Voyant Tools, dilanjutkan dengan sesi praktik langsung menggunakan kedua perangkat lunak tersebut. Peserta mempelajari teknik analisis concordance dan keyword, visualisasi frekuensi kata, identifikasi tren dalam korpus teks, serta penerapannya dalam penelitian dan penulisan akademik. Sesi diskusi dan tanya jawab juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendiskusikan implementasi teknologi digital dalam riset yang sedang mereka kembangkan.

Melalui workshop ini, dosen tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam menggunakan perangkat analisis teks berbasis korpus, tetapi juga memahami bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan penelitian yang lebih berbasis data (data-driven research). Luaran kegiatan berupa hasil visualisasi teks dan analisis keyword diharapkan menjadi modal awal bagi pengembangan publikasi ilmiah yang lebih inovatif dan berkualitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam membangun jejaring diskusi digital humanities di lingkungan Program Studi Sastra Inggris.
Koordinator Program Studi Sastra Inggris sekaligus penanggung jawab kegiatan, Ellita Permata Widjayanti, menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital menjadi bagian penting dari pengembangan kompetensi akademik dosen di era transformasi digital. Melalui workshop ini, Program Studi Sastra Inggris berupaya mendorong dosen untuk mengintegrasikan pendekatan digital humanities ke dalam penelitian maupun penulisan akademik sehingga mampu menghasilkan karya ilmiah yang lebih inovatif, relevan, dan berdaya saing global. Pernyataan tersebut sejalan dengan tujuan penyelenggaraan workshop yang berfokus pada implementasi langsung teknologi digital dalam riset dan penulisan akademik.
Sebagai tindak lanjut, Program Studi Sastra Inggris akan terus mengembangkan program peningkatan kapasitas dosen melalui pelatihan lanjutan mengenai teknologi digital untuk penelitian, memperluas jejaring kolaborasi akademik, serta mendorong penerapan pendekatan digital humanities dalam pembelajaran dan publikasi ilmiah. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen UNJ dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mendukung pencapaian pendidikan berkualitas.