FAKULTAS BAHASA DAN SENI
Cerdas, Bermartabat, Unggul
Arsip Postingan

JOINT RESEARCH DISCUSSION NATIONAL UNIVERSITY OF MANILA, FILIPINA

Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (FBS UNJ) kembali memperkuat jejaknya di kancah akademik internasional melalui sesi Joint Research Discussion bersama Prof. Domelyn S. Adolfo dari National University of Manila, Filipina. Kegiatan ini melibatkan para dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris maupun Sastra Inggris FBS UNJ, yang berpartisipasi aktif dalam diskusi lintas negara yang penuh makna.

 

Sesi berlangsung secara hybrid. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 12 Maret 2026, di Gedung Dewi Sartika (GDS), Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta. Acara dimulai pada pagi hari dan diselenggarakan dalam format hybrid, menggabungkan kehadiran fisik peserta di Jakarta dengan partisipasi daring dari mitra akademik di Manila, Filipina.

 

Sesi ini dibuka secara resmi oleh Dr. Ellita Permata Widjayanti, S.S., M.A., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya riset kolaboratif lintas batas sebagai instrumen untuk memperluas wawasan akademik sekaligus meningkatkan mutu pendidikan bahasa Inggris di kedua negara. Kolaborasi antara Indonesia dan Filipina dipandang strategis mengingat keduanya sama-sama menghadapi dinamika yang unik sebagai negara non penutur asli bahasa Inggris, namun dengan konteks sosiolinguistik dan kebijakan bahasa yang berbeda faktor yang justru menjadi kekayaan perspektif dalam penelitian ini.

 

Sesi kolaborasi riset ini memusatkan perhatian pada isu-isu krusial dalam pembelajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing, khususnya menyangkut tiga variabel utama: Foreign Language Enjoyment (FLE), Foreign Language Anxiety (FLA), dan identitas profesional guru bahasa Inggris pra-jabatan. Dalam presentasinya, Prof. Adolfo memaparkan kerangka teoritis yang berpijak pada tiga landasan konseptual, yakni Complex Dynamic Systems Theory, Positive Psychology in Second Language Acquisition, serta Ecological Perspective on Language Learning.

 

Sesi berlangsung secara interaktif dan penuh antusiasme. Riset kolaboratif ini dirancang untuk menghasilkan sejumlah luaran yang berdampak luas. Di antaranya adalah pengembangan Ecological Model yang mampu menjelaskan interaksi antara FLE, FLA, dan identitas guru lintas tingkatan kontekstual. Selain itu, penelitian ini diharapkan menghasilkan wawasan mendalam tentang perkembangan emosi dan identitas profesional mahasiswa calon guru bahasa Inggris dari waktu ke waktu.

 

Sesi Joint Research Discussion ini menjadi bukti nyata komitmen FBS UNJ dalam membangun ekosistem akademik yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi global. Dengan menggandeng mitra internasional seperti National University of Manila, FBS UNJ tidak hanya memperkuat reputasinya di tingkat global, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi para dosennya untuk bertumbuh dalam tradisi riset yang inklusif dan berdampak. Kolaborasi ini diharapkan menjadi cikal bakal kerja sama riset jangka panjang yang menghasilkan publikasi ilmiah bertaraf internasional demi kemajuan pendidikan bahasa Inggris di kawasan Asia Tenggara.

Post Views: 23