FAKULTAS BAHASA DAN SENI
Cerdas, Bermartabat, Unggul
Arsip Postingan

FBS UNJ MENGHIDUPKAN WARISAN BUYA HAMKA DI KAMPUS – IMAN TANPA ILMU BAGAIKAN LENTERA DI TANGAN BAYI

Jakarta, kutipan legendaris Buya Hamka seakan berbicara langsung kepada civitas akademika Universitas Negeri Jakarta. Bertepatan dengan program Sastra Islam Goes to Campus, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNJ menyelenggarakan Bincang Inspiratif: Meneladani Jejak Pemikiran dan Karya Buya Hamka pada Rabu, 20 Mei 2026, pukul 09.00–12.00 WIB, di Aula Latief Gedung Dewi Sartika, Lantai 2, Kampus A UNJ. Kegiatan ini digelar sebagai ruang refleksi intelektual dan spiritual bagi mahasiswa, dosen, serta seluruh civitas akademika atas warisan besar seorang ulama, sastrawan, dan pemikir Islam yang karya-karyanya masih hidup hingga hari ini.

 

Hadir sebagai narasumber tiga tokoh inspiratif: Dr. Helvy Tiana Rosa, S.S., M.Hum., sastrawan dan sebagai dosen Prodi Sastra Indonesia FBS UNJ; Dr. H. Erick Yusuf, S.Sy., M.Pd., Wakil Sekretaris Jendral DPP MUI Pusat; dan Abdul Hadi Hamka, M.B.A., M.Ag., Director of Buya Hamka Center, putra dari sang maestro. Ketiganya telah membedah bagaimana Buya Hamka, yang percaya bahwa “Salah satu pengkerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas”, justru meninggalkan ribuan halaman karya yang mengubah peradaban bangsa.

 

Kegiatan ini yang diinisiasi oleh FBS UNJ bekerja sama dengan Penerbit Gema Insani juga menghadirkan koleksi buku-buku karya Buya Hamka, lengkap dengan diskon spesial 15% bagi peserta. Selain itu, peserta akan mendapatkan e-sertifikat sebagai tanda keikutsertaan. Buya Hamka berpesan “Jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang- orang yang tidak pernah melangkah” dan melangkah menuju ilmu adalah awal dari segalanya.

Post Views: 25