



Jakarta — Pusake Betawi FBS UNJ yang bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta sukses menggelar acara Seminar Nasional dengan tema Pemajuan Kebudayaan Betawi dalam Mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global pada 3 Desember 2025 bertempat di Fieris Hotel, Rawamangun – Jakarta Timur.
Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Kerjasama dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta, Rahmat Darmawan, S.Pd., M.M.Par. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Indonesia memiliki aset pariwisata yang beragam, sehingga pengembangan sektor pariwisata harus diiringi dengan upaya memperkuat dan memajukan budaya lokal, termasuk budaya Betawi sebagai identitas penting Jakarta.
Acara tersebut juga mengundang Ibu Arista Nurbaya selaku Kepala Bidang Pengembangan Kebudayan dari Dinas Kebudayaan DKI Jakarta. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Indonesia memiliki aset pariwisata yang beragam, sehingga pengembangan sektor pariwisata harus diiringi dengan upaya memperkuat dan memajukan budaya lokal.
Seminar ini diisi oleh dua narasumber yang kompeten di bidang penelitian, yakni Dr. Herry Yogaswara, M.Hum selaku Kepala Organisasi Riset Arkeologi Bahasa dan Sastra dari Badan Riset dan Inovasi nasional (BRIN) dan Prof. Melanie Budianta, M.A., Ph.D. Peserta yang hadir menyimak dan mengikuti rangkaian seminar dengan serius.
Tak sampai disitu, peserta yang hadir secara luring juga mengikuti Plenary Session yang dibagi menjadi 3 ruangan terpisah. pada agenda tersebut, peserta yang hadir memaparkan hasil penelitiannya secara bergantian.
Pusake Betawi FBS UNJ bersama Dinas Kebudayaan DKI Jakarta berharap adanya kolaborasi lintas lembaga, akademisi, dan masyarakat untuk memajukan dan mengembangkan Kebudayaan Betawi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk pertukaran ilmu, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk memajukan kebudayaan betawi dan menjadikan Kota Jakarta sebagai Kota Global.