JAKARTA – Program Studi Seni Tari dan Seni Musik Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sukses menggelar kolaborasi pertunjukan budaya internasional bersama Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) dan Embassy of the Republic of Korea. Kegiatan kelas budaya dan pertunjukan ini dilaksanakan pada 8 Mei 2025 di Multifunction Hall KCCI dan dilanjutkan pada 9 Mei 2025 di Main Atrium KOREA 360. Kolaborasi strategis lintas negara ini bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral melalui seni, sekaligus mempromosikan perdamaian dan pemahaman lintas budaya di era globalisasi.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya membekali mahasiswa dengan pengalaman internasional dan pemahaman budaya global yang inklusif untuk mendukung pendidikan berkualitas. Melalui wadah ini, tantangan mengenai minimnya ruang ekspresi kolaboratif berskala internasional bagi seniman muda dapat teratasi. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah puluhan mahasiswa dari prodi Seni Tari dan Seni Musik FBS UNJ yang berkesempatan berinteraksi langsung dengan para praktisi budaya dari Republik Korea.
Sebagai bentuk intervensi nyata, tim UNJ bersama Ministry of Culture, Sports, and Tourism (MCST) Republik Korea menyelenggarakan proses latihan intensif selama lima hari, dari tanggal 3 hingga 7 Mei 2025 di Gedung Dewi Sartika FBS UNJ. Dalam kelas budaya tersebut, para mahasiswa mendalami teknik pertunjukan alat musik tradisional Korea “Gayageum” serta keindahan gerakan tari “Buchai Sanjo”. Dampak langsung dari kegiatan ini sangat dirasakan oleh peserta, di mana mereka tidak hanya meningkatkan kompetensi seninya secara teknis, tetapi juga membangun jejaring global serta menumbuhkan semangat kerja sama internasional yang inklusif. Pagelaran ini turut dihadiri dan didukung penuh oleh Dekan FBS, Samsi Setiadi, Wakil Rektor IV UNJ, Andy Hadiyanto, serta Wakil Duta Besar Korea Selatan, Park Sodeook.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Korean Cultural Center atas terlaksananya kegiatan ini. Melalui pertukaran budaya ini, kami berharap dapat mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Korea Selatan serta meningkatkan pemahaman antarbudaya di kalangan mahasiswa,” ujar Zellya Friska, selaku Ketua Kelompok Mahasiswa Pertukaran Budaya FBS UNJ.
Sebagai rencana tindak lanjut dan bentuk keberlanjutan program, FBS UNJ dan KCCI berkomitmen untuk terus menjaga hubungan bilateral ini melalui program pertunjukan seni berkala dan pertukaran budaya di masa depan. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi lahirnya karya-karya seni inovatif baru yang memadukan harmonisasi budaya Indonesia dan Korea secara berkelanjutan.