Revitalisasi Seni Melayu di Era Digital, FBS UNJ Sukses Gelar Kuliah Umum Internasional Bersama Pakar Universitas Malaya

JAKARTA – Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (FBS UNJ) melalui Program Studi Pendidikan Musik sukses menyelenggarakan gelaran akademik internasional bertajuk “Music Education and Malay Performing Arts: Revitalizing Tradition through Digital Innovation”. Acara ini diselenggarakan sebagai ruang kolaborasi seni bertaraf global sekaligus wadah pengayaan wawasan kebudayaan bagi civitas akademika dan masyarakat umum.

Dr. Shafa Atussara Silahudin, Kuliah Umum, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Malaya, Seni Pertunjukan Melayu, Inovasi Digital, Dialog Budaya
Dr. Shafa Atussara Silahudin, Kuliah Umum, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Malaya, Seni Pertunjukan Melayu, Inovasi Digital, Dialog Budaya

Kuliah umum edukatif ini dirancang khusus untuk memperkenalkan kekayaan tradisi musik dan seni pertunjukan Melayu yang dikombinasikan dengan perkembangan teknologi modern internasional kepada para mahasiswa serta penikmat seni. Melalui kegiatan ini, tantangan mengenai pentingnya memperluas perspektif musik global dan membangun jejaring seni lintas negara dapat dijawab dengan hadirnya ruang dialog budaya yang interaktif. Sasaran utama dari kegiatan ini adalah seluruh mahasiswa, dosen, serta komunitas musik agar mereka dapat mendalami esensi musik dan inovasi digital sebagai instrumen pelestarian tradisi yang melampaui batas geografis.

Sebagai bentuk intervensi nyata dalam memperkuat atmosfer akademis berbasis seni, persembahan istimewa ini telah berlangsung pada Rabu, 15 Oktober 2025. Acara bertempat di Aula Maftuchah, Lantai 2, Gedung Dewi Sartika, Kampus A Universitas Negeri Jakarta. Rangkaian agenda internasional ini terselenggara berkat kerja sama sinergis antara Prodi Pendidikan Musik FBS UNJ dengan Universitas Malaya, Malaysia.

Memasuki sesi inti, Dr. Shafa Atussara Silahudin—yang merupakan akademisi sekaligus pakar etnomusikologi internasional dari Universitas Malaya—tampil memukau membawakan rangkaian materi mengenai strategi inovatif memadukan pendidikan musik dengan pemanfaatan teknologi digital. Tidak hanya menyuguhkan strategi adaptasi tradisi di era modern yang magis, acara juga diisi dengan sesi diskusi interaktif (conversations) mengenai perjalanan kreatif, budaya, serta esensi bermusik yang memicu antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

Dampak jangka panjang dari penyelenggaraan kuliah umum kolaboratif ini diharapkan mampu memicu motivasi berkarya mahasiswa ke tingkat internasional, meningkatkan reputasi global prodi, serta mempererat hubungan diplomasi kebudayaan yang harmonis antara Indonesia dan Malaysia melalui jalur edukasi seni.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top