



Prodi Pendidikan Bahasa Jerman UNJ Sambut Hangat Kunjungan Praktik Bahasa dari BPSDM Han Kemhan
Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), menerima kunjungan peserta Kursus Intensif Bahasa Jerman Pusat Bahasa BPSDM Han Kemhan dalam kegiatan Praktik Bahasa Lapangan pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran komunikatif yang mempertemukan peserta kursus dengan mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman UNJ untuk mempraktikkan bahasa Jerman secara langsung dalam lingkungan akademik.
Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Dekan II Fakultas Bahasa dan Seni, Uryadi, M.Pd., serta Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Fauzan Adhima, S.Pd., M.Pd. Kehadiran peserta kursus menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran yang memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Jerman melalui interaksi langsung dengan mahasiswa.
Selama kegiatan, peserta terlibat dalam berbagai aktivitas komunikasi menggunakan bahasa Jerman. Interaksi berlangsung secara aktif melalui percakapan, pertukaran pengalaman, serta kegiatan yang mendorong peserta untuk menggunakan kemampuan bahasa dalam situasi yang lebih nyata dan kontekstual.
Dalam sambutannya, pihak Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi edukatif dalam mendukung pembelajaran bahasa asing.
Bagi Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman UNJ, kegiatan Praktik Bahasa Lapangan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguatan kompetensi kebahasaan, tetapi juga membuka ruang pertukaran budaya dan pengembangan jejaring akademik. Interaksi antara peserta kursus dan mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Jerman sekaligus memperluas wawasan mengenai komunikasi lintas budaya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh antusiasme hingga ditutup dengan kebersamaan antara peserta kursus dan mahasiswa. Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman UNJ berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran bahasa Jerman yang aplikatif, komunikatif, dan kontekstual.