Delegasi Indonesia Ikuti Kompetisi Pidato dan Eksplorasi Budaya di Jepang

Tokyo – Delegasi Indonesia, termasuk dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rayhan Nugraha Putra dan Fathinia Zahra, mengikuti kompetisi pidato tingkat internasional dan eksplorasi budaya di Jepang pada tanggal 5–10 Februari 2025. Kompetisi ini diikuti oleh 50 peserta dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Vietnam, China, Thailand, dan Kamboja.

 

Rombongan bertolak dari Jakarta pada tanggal 5 Februari pukul 21:25 WIB dan tiba di Bandara Narita tanggal 6 Februari pukul 06:40 waktu setempat. Sebelum menuju hotel untuk sesi orientasi dan perkenalan dengan delegasi dari negara lain, delegasi Indonesia bersama peserta dari Malaysia dan Vietnam, langsung memulai serangkaian kegiatan akademik dan budaya di berbagai kota di Jepang. Di antaranya ialah mengunjungi Kuil Naritasan di Prefektur Chiba, menikmati Tendon di restoran khas Jepang, kunjungan ke Gedung AEON untuk mempelajari sejarah dan perkembangan perusahaan ritel terbesar di Jepang, dan mengeksplorasi pusat perbelanjaan AEON.

 

Pada tanggal 7 Februari 2025 kompetisi pidato tingkat internasional resmi digelar. Rayhan Nugraha Putra dan Fathinia Zahra turut berpartisipasi mewakili Universitas Negeri Jakarta dalam ajang bergengsi ini setelah terpilih sebagai 8 besar pada babak final yang sebelumnya diadakan di Aula Pusat Studi Jepang, Universitas Indonesia. Rayhan dan Fathinia menunjukkan kemampuan berbahasa Jepang yang mereka peroleh selama menempuh pendidikan di program studi Pendidikan Bahasa Jepang UNJ dengan penuh semangat. Di akhir perlombaan, sepuluh finalis terbaik memperoleh penghargaan berupa hadiah dan sertifikat.

Hari berikutnya, sebelum mengunjungi Kuil Asakusa dan berpartisipasi dalam sesi pembuatan Wagashi serta upacara minum teh (Shadou), peserta mengikuti kelas bahasa dan penerjemahan di Universitas Tokyo yang dipandu oleh akademisi terkemuka, Inoue Ken Sensei. Malam harinya, peserta menikmati Chanko Nabe sembari menyaksikan pertunjukan Sumo dan mencoba teknik dasar olahraga gulat tradisional Jepang tersebut.

 

Pada 9 Februari, agenda dilanjutkan dengan kunjungan ke Gedung Parlemen Jepang untuk mempelajari sistem pemerintahan, tur ke Istana Kekaisaran dan Museum Nasional Tokyo, dan mengikuti sesi pembuatan Sushi untuk disantap pada jamuan makan malam. Di hari terakhir sebelum kembali ke Indonesia, delegasi mengunjungi Museum Masa Depan untuk melihat inovasi teknologi Jepang, termasuk kecerdasan buatan (AI), robotika, dan proyeksi bumi, menyaksikan patung Gundam raksasa di Diver City Tokyo, dan berbelanja oleh-oleh khas Jepang.

 

Keikutsertaan Rayhan Nugraha Putra dan Fathinia Zahra dalam kompetisi pidato serta eksplorasi budaya di Jepang menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mampu bersaing di tingkat internasional. Pengalaman ini tidak hanya meningkatkan keterampilan bahasa mereka, tetapi juga memperluas wawasan budaya dan memperkuat jaringan akademik global. Harapannya, partisipasi mereka dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan kompetensi dalam bahasa Jepang serta berani mengambil peluang untuk berkompetisi di kancah internasional. Selain itu, ajang ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan Jepang dalam bidang pendidikan dan kebudayaan.