SEMINASIA (Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia) 2025

Pada hari Kamis, tanggal 19 Juni 2025, telah dilaksanakan kegiatan Seminar Nasional bertajuk SEMINASIA (Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia) yang bertempat di Aula Latief Hendraningrat, Gedung Dewi Sartika Lantai 2, Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi dari tugas akhir mata kuliah Keterampilan Berbicara Interaktif yang diampu oleh dosen pengampu Drs. Sam Muchtar Chaniago, M.Si. dan Reni Oktaviani, M.Pd. Seminar ini diselenggarakan oleh mahasiswa kelas 2PB3 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta, angkatan 2023.

Acara seminar ini dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Universitas Negeri Jakarta, dan Mars Fakultas Bahasa dan Seni. Setelah itu, acara berlanjut dengan sambutan-sambutan dari berbagai pihak, dimulai dari Ketua Pelaksana, Rafela Deriananda Putri, kemudian dilanjutkan oleh dosen pengampu, Drs. Sam Muchtar Chaniago, M.Si., Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr. Edi Puryanto, M.Pd., serta sambutan dari Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, Dr. Samsi Setiadi, M.Pd.. Seluruh rangkaian pembukaan berlangsung dengan khidmat, penuh nuansa akademis, serta semangat kebahasaan dan kesastraan yang kental.

Tema yang diangkat dalam SEMINASIA 2025 adalah “Menghidupkan Bahasa, Mengembangkan Sastra: Sebagai Jiwa dalam Karya Sastra.”

Tema ini dipilih sebagai refleksi atas pentingnya peran bahasa dan sastra dalam pembentukan karakter bangsa serta dalam menciptakan karya-karya yang tidak hanya bernilai estetis, tetapi juga mengandung nilai-nilai moral, sosial, dan budaya yang tinggi. Seminar ini menjadi ruang dialektika ilmiah yang memfasilitasi para peserta untuk menggali lebih dalam tentang kekuatan bahasa sebagai alat berpikir dan ekspresi, serta tentang sastra sebagai cerminan jiwa dan kehidupan masyarakat.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas di bidang bahasa dan sastra. Narasumber pertama adalah Drs. Yahya Andi Saputra, M.Hum., selaku Ketua Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), yang menyampaikan materi mengenai revitalisasi bahasa. Narasumber kedua adalah Rini Intama, Ketua Obor Sastra Jabodetabek, yang menyampaikan pandangannya secara puitis dan menggugah, bahwa bahasa dan sastra ibarat sepasang kekasih yang tidak bisa dipisahkan.

Selama pemaparan berlangsung, peserta tampak sangat antusias dan aktif mengikuti setiap sesi. Antusiasme tersebut terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi tanya jawab. Diskusi berjalan dengan dinamis, menunjukkan bahwa tema yang diangkat relevan dan menggugah minat intelektual para peserta. Tidak hanya mahasiswa dari kelas penyelenggara, tetapi juga hadirin lainnya, turut memberikan apresiasi dan tanggapan atas gagasan yang disampaikan oleh para narasumber.

Kegiatan SEMINASIA 2025 secara keseluruhan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Selain memperkuat kompetensi berbicara interaktif mahasiswa sebagai bagian dari capaian pembelajaran mata kuliah, kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran nyata dalam pengelolaan kegiatan akademik berskala besar, serta membangun rasa percaya diri dan tanggung jawab kolektif mahasiswa.

Acara ditutup pada pukul 15.40 WIB dengan penampilan dari Gabriella Hutapea yang membacakan sebuah puisi berjudul “Pelita di Senja Ilmu” sebagai bentuk penghormatan dan perpisahan untuk Bapak Drs. Sam Muchtar Chaniago, M.Si., yang akan memasuki masa purnabakti. Momen ini menjadi penutup yang hangat dan menyentuh, sekaligus mengapresiasi dedikasi beliau dalam dunia pendidikan, khususnya di bidang bahasa dan sastra. 

Likes
Dislikes
Share