Pada tanggal 5 September 2024, tim Program Pengabdian Masyarakat (P2M) Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Jakarta menggelar pemaparan sekaligus pelatihan kompetensi komunikasi interkultural bagi guru-guru bahasa Jerman di wilayah Bogor dan sekitarnya. Kegiatan ini bertempat di SMA Dwiwarna Boarding School Parung, Bogor yang dimulai pada pukul 09.00 – 15.30 WIB.

Program ini diselenggarakan karena ditemukannya ketidaktepatan dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Jerman berdasarkan hasil observasi tim. Salah satu contohnya, penggunaan sapaan “Frau” yang digunakan untuk wanita tanpa disertai nama. Sedangkan, penggunaan sapaan “Frau” seharusnya diikuti dengan nama, lebih tepatnya nama belakang, seperti “Frau Schwarzmeier” atau “Frau Siregar”.

Tim yang diketuai oleh Ibu Dra. Rr Kurniasih Ratri Handayani, M.A dan beranggotakan Bapak Arpani Harun dan Ibu Nada Muthia Zahrah, M.Pd ini merancang pembelajaran dalam dua tahap, yaitu tahap awal dimana menyusun materi-materi dasar pengantar komunikasi interkultural, lalu selanjutnya tahap pelatihan, dimana pada tahap ini dilakukan pengaplikasian materi yang sudah disusun kepada 14 peserta guru dari berbagai SMA dan SMK di wilayah Bogor dan sekitarnya, seperti Tambun, Bekasi, Depok, Cigombong, Ciampea dan Sukabumi.

Berdasarkan pembicaraan dengan ketua IGBJI Bogor, dikatakan bahwa materi interkulturelle Kommunikation ini menarik dan penting untuk dipelajari. Hasil dari kegiatan ini kemudian didokumentasikan dalam bentuk video yang dipublikasikan dalam YouTube dan diterbitkan juga dalam Jurnal Pengabdian Masyarakat.