DOSEN PRODI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS UNJ JADI TULANG PUNGGUNG PROGRAM PENGAYAAN BAHASA INGGRIS DI BANDA ACEH, DUKUNG PROGRAM PRIORITAS PRESIDEN DAN SDGS

 

Banda Aceh, 23 November 2025 – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menegaskan peran strategisnya dalam mendukung program prioritas nasional. Melalui keahlian para dosennya, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNJ menjadi motor penggerak Program Pengayaan Bahasa Inggris bagi siswa dan Guru Tenaga Kependidikan (GTK) di SMAN 10 Fajar Harapan, Banda Aceh, pada 22–23 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari Program SMA Unggul Garuda Transformatif (SUGAR), salah satu inisiatif utama dalam delapan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dikawal langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

 

Tim fasilitator yang diterjunkan seluruhnya berasal dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNJ dan memiliki kepakaran mumpuni di bidang pendidikan bahasa Inggris. Bertindak sebagai penanggung jawab program pengayaan literasi bahasa Inggris, Ati Sumiati, M.Hum., memimpin rekan-rekan dosen lainnya, yaitu Dr. Nina Wanda Cassandra, S.Pd., M.Pd.; Dr. Asti Ramdhani, S.Pd., M.Pd.; Suci Maharani, S.Pd., M.Pd.; dan Hernita Ratna Aulia, S.S., M.Hum. Sementara itu, sesi pengayaan khusus bagi GTK difasilitasi oleh Abdi Rahmat Syam, M.A. TESOL., Ph.D. Keterlibatan para dosen ini merupakan wujud nyata kontribusi kepakaran Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNJ dalam membangun kapasitas pendidikan di tingkat nasional.

 

Selama dua hari, para dosen memberikan materi intensif yang mencakup empat keterampilan utama berbahasa Inggris—Listening, Speaking, Reading, dan Writing—dalam kerangka English for Academic Purposes (EAP). Pendekatan interaktif yang diterapkan oleh Dr. Nina Wanda Cassandra, Dr. Asti Ramdhani, dan tim disambut antusias oleh para peserta, baik siswa maupun guru.

 

Apresiasi tinggi datang dari para guru dan siswa setempat. Ibu Erida, salah satu guru SMAN 10 Fajar Harapan, menyampaikan kesannya. “UNJ telah membawa pencerahan tidak hanya bagi guru, namun juga bagi siswa terutama mengenai bahasa Inggris untuk tujuan akademis, di mana guru dilatih bagaimana cara mengajarkan bahasa Inggris untuk tujuan akademis dan membuat perencanaan pembelajarannya, dan juga bagaimana mendesain materi pembelajarannya,” tuturnya.

 

Senada dengan hal itu, para siswa mengungkapkan dampak positif program ini terhadap keterampilan dan kepercayaan diri mereka. Bunga Yuafandra berharap program ini terus berlanjut karena sangat penting baginya. Muhammad Rafie Rizki Munthe menilai program ini sangat bagus karena mengajarkan cara belajar lebih efektif, seperti menyimak, berbicara, dan membaca cepat. “Terima kasih karena kehadiran UNJ mempermudah kami dalam belajar bahasa Inggris,” ungkap Muhammad Ziyan. Nabil Ghaisan terkesan dengan kualitas dosen-dosen yang menarik dan merasakan peningkatan kemampuannya. Nikeisha Alfares menikmati pengalaman belajar sejak pertemuan perdana karena materi dari instruktur mudah dipahami. Rachel Raaniya menyatakan, “Program ini memberi saya pemahaman mendalam tentang keempat keterampilan berbahasa Inggris. Pembelajarannya terstruktur dan interaktif sehingga meningkatkan kepercayaan diri saya dalam mengekspresikan pikiran dalam bahasa Inggris.”

 

Pelaksanaan pengayaan ini secara langsung dan eksplisit berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Pertama, kegiatan ini merupakan implementasi nyata SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dengan memastikan akses terhadap pengajaran bahasa Inggris akademik yang berkualitas bagi siswa dan pelatihan profesional bagi guru. Kedua, kolaborasi antara UNJ dan SMAN 10 Fajar Harapan dalam kerangka program prioritas nasional menjadi wujud dari SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kontribusi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNJ dalam program SUGAR ini diharapkan dapat membangun kompetensi bahasa Inggris akademik sejak dini, mendukung cita-cita siswa Banda Aceh untuk berkompetisi di tingkat global, dan melahirkan generasi emas yang unggul di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.