Sosialisasi dan Pendampingan My SAPK bagi Dosen dan Tendik ASN Fakultas Bahasa dan Seni.

Sosialisasi dan Pendampingan My SAPK bagi Dosen dan Tendik ASN Fakultas Bahasa dan Seni.

Pemutakhiran Data Mandiri (PDM) bagi ASN adalah kegiatan pembaharuan data-data pribadi dan kepegawaian ASN yang selaras dengan perkembangan riwayat hidup dan profesionalitas seorang ASN. Kegiatan PDM merupakan bagian dari regulasi Pemerintah yang bertujuan untuk menata dan merekonsiliasi data kepegawaian ASN di seluruh Indonesia. Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku lembaga pemerintah non kementerian Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintah di bidang manajemen kepegawaian negara dalam hal ini telah membesut aplikasi baru, yakni MySAPK (Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian) guna mengakomodasi pemutakhiran data ini.

BKN telah memberikan instruksi melalui satuan kerja universitas berkaitan dengan PDM dan menindaklanjuti hal ini, Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (FBS UNJ) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan MySAPK bagi seluruh dosen dan tendik ASN pada 17 September 2021 secara daring. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi dan pendampingan berkaitan dengan aplikasi MySAPK sehingga para dosen dan tendik dapat memahami cara menavigasi aplikasi, mengetahui menu-menu pada aplikasi yang harus diisi, serta menyiapkan kelengkapan dokumen yang akan diunggah. Kegiatan dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan, beserta dosen dan tendik ASN FBS. Narasumber kegiatan ialah staf Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (BUK) UNJ, yakni Agus Purwadi, S.Pd., M.Ap., Koordinator Layanan Administrasi Kepegawaian; Despinur Dara, ST., M.M., Sub Koordinator Layanan Tenaga Pendidik; dan Henry Fahjuni, S.Pd., Pengelola Kepegawaian.

Dr. Liliana Muliastuti, M.Pd., Dekan FBS, mengawali sosialisasi dengan sambutan. “Sosialisasi kali ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang telah dilaksanakan pada Juli yang lalu, dimana informasi tentang pemutakhiran data mandiri ini wajib bagi seluruh ASN sebagai bagian dari dukungan terhadap regulasi Pemerintah. Semoga Bapak/Ibu dosen dan tendik telah menyiapkan semua berkas yang dibutuhkan untuk diunggah ke dalam MySAPK sehingga ke depannya kita tidak lagi menemukan masalah dalam hal kepegawaian seperti pengurusan pensiun,” jelas Liliana.   Jika selama ini pemutakhiran data selalu dilakukan secara mandiri oleh dosen melalui SISTER yang merupakan sistem aplikasi rancangan Kemdikbudristek, maka kali ini tidak hanya dosen, namun juga seluruh tendik ASN diwajibkan melakukan pemutakhiran. Ucapan terima kasih disampaikan kepada para narasumber dari BUK UNJ yang bersedia menjadi fasilitator dalam kegiatan ini.

Agus Purwadi melanjutkan sesi dengan menyampaikan tujuan dari MySAPK. “Pemutakhiran Data Mandiri melalui MySAPK merupakan instruksi dari Peraturan Kepala BKN nomor 87 tahun 2021 yang bertujuan untuk memperoleh data ASN yang akurat, terkini, dan nantinya akan terintegrasi menjadi satu Sistem Informasi ASN (SIASN),” tegas Agus. Wajib bagi ASN melengkapi data-data kepegawaian pada aplikasi ini karena implikasi ketidakakuratan data akan menjadi kendala utama bagi ASN dalam menerima pelayanan di bidang kepegawaian, misalnya usulan naik pangkat atau jabatan, usulan pensiun, dan layanan lainnya. Semua pelayanan kepegawaian akan diakomodasi melalui MySAPK sehingga bila ada ketidaksesuaian data, maka ASN harus mngusulkan perubahan data terlebih dahulu sebelum akhirnya bisa memperolah pelayanan yang diinginkan.

Narasumber Despinur Dara juga menekankan bahwa batas waktu pemutakhiran data ini seyogyanya dapat dipatuhi khususnya oleh seluruh ASN di lingkungan UNJ karena MySAPK merupakan isu nasional yang jika kita tidak patuhi, pastinya akan berdampak bagi masing-masing individu ASN. Oleh sebab itu, menggawangi layanan administrasi pendidik pada BUK UNJ, Ibu Dara demikian akrab disapa, mempresentasikan hal-hal teknis tentang aplikasi MySAPK meliputi: menu-menu yang harus dilengkapi, dokumen pendukung yang harus disiapkan, bagaimana menavigasi aplikasi dari awal hingga tuntas. Di balik layar, Henry Fahjuni dengan sigap menjawab seluruh pertanyaan peserta melalui chat room pada platform zoom meeting terhadap kendala-kendala teknis yang dijumpai oleh dosen dan tendik berdasarkan pengalaman mereka login di MySAPK. Kendala utama yang dihadapi di awal, adalah ketidaksesuaian akun yang digunakan untuk login dengan akun yang  telah terdaftar pada BKN. Mengantisipasi hal ini, bidang kepegawaian telah mendata dan melakukan cross-check dengan BUK terkait aktivasi akun dan melalui Bapak Henry, memfasilitasi perubahan-perubahan akun yang diajukan sebelum dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi MYSAPK.

Pada sesi tanya jawab yang sangat interaktif, peserta banyak mengajukan pertanyaan seputar kelengkapan data-data kepegawaian seperti kepangkatan dan golongan serta data mutasi yang seharusnya sudah otomatis terinput pada MySAPK, seperti yang disampaikan oleh Prof. Ilza Mayuni, M.A. Prof. Ilza juga menyarankan untuk menggunakan alamat surel instansi sebagai akun login ke MySAPK. Sementara itu, Hasnini Hasra, M.Hum. dan Rr. Kurniasih Rh., M.A. mengutarakan permasalahan nama yang tidak sesuai pada aplikasi dan ingin diajukan perubahan. Dr. Muchlas Suseno dengan kritis juga mempertanyakan jaminan keamanan data-data pribadi yang diunggah pada sistem serta Dr. Fathiaty Murtadho, M.Pd. mempertanyakan siapakah yang menjadi verifikator dan validator usulan pemutakhiran data yang diunggah mengingat bisa saja dosen atau tendik salah menginterpretasi menu-menu yang diminta pada MySAPK. Beberapa pertanyaan lain juga diajukan oleh dosen seperti bagaimana mengisi kelas jabatan, riwayat masa kerja, identitas kartu suami/istri, BPJS, Taspen dll. Sesi tanya jawab ditutup dengan pertanyaan dari 2 tenaga kependidikan Fatihah, S.Pd. dan Nani Murtiasih, S.Pd. yang menyoal perubahan pada data kualifikasi pendidikan.

Para narasumber menjawab semua pertanyaan dengan taktis dan memberikan pendampingan tentang pengisian MySAPK ini dengan gamblang sehingga narasumber dapat menjembatani kendala-kendala yang mungkin ditemui pada pengoperasian aplikasi. Para peserta tentunya mendapatkan bekal yang cukup untuk segera melakukan pemutakhiran data sebelum tenggat waktu yang ditetapkan oleh BKN. Pada penghujung sesi, agenda sosialisasi dan pendampingan teknis MySAPK ditutup dengan doa oleh Wakil Dekan II, Drs. Krisanjaya, M.Hum. (ren)