Friendship From Indonesia To Vietnam.

Pada hari Selasa sd. Sabtu tanggal 10-14 April 2018 telah dilaksanakan kegiatan Friendship From Indonesia To Vietnam yang berlangsung di Hanoi, Vietnam. Pada kegiatan ini, Rina Wulandari dari Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Perancis ikut andil sebagai peserta kegiatan.

Friendship From Indonesia To Vietnam diikuti oleh banyak peserta dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan citra Indonesia di forum internasional sebagai negara yang peduli terhadap kualitas hidup manusia dan lingkungan, menciptakan peluang untuk pengembangan dan komitmen bagi individu dan profesional melalui kegiatan sukarela, dan meningkatkan patriotisme pemuda dan cinta kemanusiaan untuk menciptakan dunia yang damai dan penuh perhatian.

Kegiatan ini dimulai dengan keberangkatan peserta menuju bandara internasional Noi Ba, Hanoi. Peserta berangkat dengan berkelompok dan penerbangan setiap kelompok terpisah. Kemudian sesampainya di sana peserta dijemput menggunakan bus untuk segera diantarkan menuju A25 Hotel Dong Da, Hanoi. Di hotel tersebut peserta beristirahat selama 5 hari. Kemudian pada hari kedua, Peserta mengunjungi kedutaan besar Indonesia untuk Vietnam. Selama di kedutaan peserta mengikuti seminar yang diadakan oleh pihak kedutaan dan diakhiri dengan makan siang bersama. Setelahnya peserta pergi ke Dong Da Blind Association. Di sana peserta melakukan kegiatan volunteer dan berbagi kebahagiaan kepada kaum penyandang tuna netra. Kemudian pada hari Ketiga, peserta berangkat menuju Vietnam Friendship Village untuk kegiatan volunteer kembali. Vietnam Friendship Village merupakan sebuah desa untuk tempat tinggal anak yatim dan orang tua yang menderita dampak Agen Oranye. Disana peserta melaksanakan program kerja yang telah peserta susun sebelumnya. Program kerja tersebut seperti berbagi ilmu pengetahuan yang mayoritas berupa pelaksaan kegiatan bermanfaat. Selain kepada anak-anak, peserta juga mengunjungi wisma untuk para veteran. Selama disana peserta berdiskusi ringan dengan para veteran. Kemudian pada hari keempat peserta mengunjungi SOS Children Village. Ini adalah tempat penampungan bagi anak-anak yang ditinggal olah orang tua mereka. Disini, semua kebutuhan anak telah ditanggung oleh pengelola atas bantuan dari para donator. Disana setiap anak tinggal pada satu rumah yang dimana di setiap rumah terdapat satu ibu. Setiap rumah ditempati oleh 8 sampai 10 anak dan 1 ibu. Selain rumah, di SOS Children Village juga terdapat sekolah. Kami berkesempatan untuk mengunjungi taman kanak-kanak dan bercengkerama dengan anak-anak di sana. Kemudian pada siang harinya, peserta melakukan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah di Hanoi seperti Hoan Kiem Lake, Hoa Lo Prison dan Temple of Litterature. Kegiatan diakhiri dengan penutupan acara kegiatan dan bertukar kado untuk kenang-kenangan antarpeserta. Kegiatan ini berakhir pada hari kelima. Di hari kelima peserta berangkat pulang ke rumah masing-masing dengan penerbangan yang berbeda antar kelompoknya.

Dengan mengikuti kegiatan Friendship from Indonesia to Vietnam 2018, peserta diharapkan dapat meningkatkan citra Indonesia di tingkat Internasional akan kepeduliannya terhadap tingkat kualitas hidup manusia dan lingkungan. Serta terciptanya generasi muda yang memiliki kompetensi yang baik, keringanan untuk memberikan kontribusi nyata pada bangsa dengan berbagi kebahagiaan kepada orang yang lebih membutuhkan, kepercayaan diri yang tinggi, serta memiliki kecintaan terhadap bangsa ini.