Multikomparasi IMASPI 2018

Pada hari Senin sd. Kamis tanggal 15-18 Oktober 2018 telah dilaksanakan kegiatan Multikomparasi IMASPI. Acara ini merupakan acara tahunan yang diusung oleh Ikatan Mahasiswa Perancis Seluruh Indonesia. Pada tahun ini tema yang dibawakan adalah Karta Tak Terbatas, Budaya Tak Terlepas. Acara ini berlangsung selama empat hari dan dilaksanakan di Universitas Negeri Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pada kesempatan kali ini, Prodi Pendidikan Bahasa Perancis mengirim lima orang delegasi yaitu Handhinie Putri Sarasshati, Muhamad Irfan, Faisal Fajar, Naila, dan Tri Nur Suci R. Delegasi tersebut berpartisipasi dalam beragam lomba di acara Multikomparasi IMASPI 2018 ini, di antaranya lomba membaca puisi, VLOG, desain poster, membaca puisi dan berpidato.

Multikomparasi IMASPI 2018 merupakan acara tahunan yang diadakan untuk mempererat tali persaudaraan antara mahasiswa bahasa Perancis. Pada kesempatan tahun ini, Universitas Negeri Yogyakarta berkesempatan menjadi tuan rumah acara Multikomparasi IMASPI 2018. Tema yang diusung pada kesempatan kali ini adalah Karya Tak Terbatas, Budaya Tak terlepas. Dengan diusungnya tema ini diharapkan dapat mengajak para mahasiswa bahasa Perancis dapat memaksimalkan kemampuan berpikir kritisnya untuk senantiasa berkarya tanpa meninggalkan budaya, serta berkontribusi aktif dalam masyarakat di tengah banyaknya pengaruh budaya asing yang masuk. Acara ini dilaksanakan selama empat hari dan berikut adalah uraian kegiatannya.

Hari pertama. Kegiatan dimulai dengan dibuka dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama dari ketua pelaksana kegiatan Multikomparasi IMASPI 2018, kemudian dilanjutkan dengan sambutan HIMA yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Sekjen IMASPI. Kemudian sambutan diberikan oleh Ketua Jurusan Bahasa Perancis Universitas Negeri Yogyakarta dan dilanjutkan dengan sambutan Dekan dari Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta. Acara dilanjutkan dengan peresmian oleh Ketua pelaksana didampingi Sekjen IMASPI, Ketua Jurusan Bahasa Perancis Universitas Negeri Yogyakarta, dan Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Yogyakarta. Acara ditutup dengan Stuba Kolektif dari seluruh universitas-universitas anggota IMASPI.

Hari kedua. Acara pada hari kedua dipenuhi oleh kegiatan perlombaan. Acara dibuka dengan Simposium dengan mendiskusikan esai dari masing-masing delegasi dengan tema “Kaitan bahasa/sastra Perancis dengan Power”. Lomba yang dilaksanakan pada hari ini adalah lomba pidato dengan tema “Berkarya Tanpa Lupakan Budaya”. Kemudian dilanjutkan dengan lomba musikalisasi puisi. Kemudian kegiatan pada hari ini diakhiri dengan kunjungan edukatif ke IFI Yogyakarta dan menonton serta diskusi film di Auditorium IFI Yogyakarta.

Hari Ketiga. Kegiatan pada hari ini berfokus kepada kunjungan edukatif ke Candi Ratu Boko. Kegiatan ini dilaksanakan dari pagi hingga sore hari. Setiap delegasi mengikuti kegiatan kunjungan edukatif ini. Kunjungan edukatif ini bermaksud agar setiap mahasiswa yang mempelajari budaya asing tidak melupakan budaya luhur Indonesia.

Hari Keempat. Kegiatan pada hari ini diawali dengan kunjungan edukatif ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Yogyakarta. Setiap delegasi mengikuti kegiatan kunjungan edukatif ini. Kunjungan edukatif ini bertujuan untuk mengenalkan salah satu warisan budaya Indonesia, khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta. Setelah melakukan kunjungan ke Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, acara dilanjutkan dengan Penutupan Multikomparasi IMASPI 2018. Pada kegiatan penutupan terdapat penampilan Teater dan Akustik dari Universitas Negeri Yogyakarta. Kemudian acara dilanjutkan dengan pengumuman lomba-lomba. Kemudian acara ditutup dengan temampilan pemenang lomba VLOG dan Musikalisasi Puisi.

Pada kesempatan kali ini mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Perancis Universitas Negeri Jakarta berhasil menyabet tiga prestasi dalam perlombaan di acara Multikomparsi IMASPI 2018. Delegasi Universitas Negeri Jakarta berhasil mendapatkan juara 1 lomba Pidato oleh Muhamad Irfan, kemudian juara 1 lomba VLOG oleh Naila dan Tri Nur Suci. Kemudian juara 2 lomba desain poster oleh Handhinie Putri Sarasshati.

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat mempererat persaudaraan antara mahasiswa bahasa Perancis di seluruh Indonesia dan juga diharapkan agar mahasiswa dapat berkarya sekreatif mungkin tanpa melupakan budaya luhur Indonesia.