MAHASISWA PRODI BAHASA ARAB UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA BEREKSEMPATAN MENGIKUTI LOMBA DEBAT BAHASA ARAB TINGKAT ASEAN

Tim debat bahasa Arab Universitas Negeri Jakarta yang terdiri dari Faris Nashiruddin, Ani Asiilatul Udzmay, Lu’lu’ Lathifah, dan Aeni Rufaedah (mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Arab [PBA]) didampingi dosen PBA, Dr. Muhammad Kamal, M.A., berkesempatan untuk kali pertama mengikuti lomba debat bahasa Arab tingkat ASEAN yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Indonesia (UII) di Yogyakarta, pada 12 – 15 April 2019. Kegiatan ini bernama Unisi Arabic Debating Championship (UADC) 2019. Ajang ini mengadopsi sistem Qatar Debate, baik dalam sistem pertandingan maupun sistem penjurian, yang diikuti tim debat bahasa Arab UNJ ini pada Maret lalu di Doha, Qatar. Pada lomba ini, tim debat bahasa Arab UNJ mendapat dukungan, baik moral maupun material, dari prodi, fakultas, dan beberapa alumni.

Acara UADC 2019 diikuti oleh 27 universitas se-ASEAN. Malaysia mengirimkan 3 tim, yaitu dari Universitas Sains Islam Malaysia (USIM), Universitas Sultan Zainal Abidin (UNIZA), dan Universitas Malaya. Selebihnya, peserta berasal dari universitas-universitas di Indonesia, termasuk UNJ. Acara dibuka langsung oleh Bapak Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., selaku Rektor UII. Dalam sambutannya, Beliau menyampaikan bahwa perlombaan ini bukan hanya tentang memperkenalkan atau melestarikan bahasa Arab, tetapi juga untuk kepentingan kemuliaan ilmu dan penyelesaian masalah-masalah keumatan.

Tim debat UNJ hanya berhasil menjuarai 2 pertandingan di babak penyisihan dan mengantarkan Faris Nashiruddin sebagai Best Speaker pada 2 pertandingan ini. Dengan hanya mengumpulkan 6 poin, langkah tim UNJ harus terhenti dan tidak dapat melanjutkan pada babak perempat final. Final UADC ini mempertemukan 2 tim Malaysia dari USIM dan Universitas Malaya yang telah banyak berkecimpung dalam ajang serupa. Pada akhirnya tim Universitas Malaya menjadi juara di ajang ini, sedangkan 2 tim asal Indonesia yaitu STIBA Ar-Rayah dan UIN Malang harus puas menjadi semifinalis. Banyak ilmu dan pengalaman baru yang didapatkan tim debat bahasa Arab pada ajang ini. Semoga ke depannya lebih dapat berbicara banyak pada ajang debat tingkat regional maupun internasional sehingga ikut dapat mengharumkan almamater UNJ. (AND)