Seminar Daring 6 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta: Pendidikan Tari secara Virtual dalam Era Tatanan Normal Baru bersama Dr. Heni Komalasari, M.Pd.

Seminar Daring 6 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta: Pendidikan Tari secara Virtual dalam Era Tatanan Normal Baru bersama Dr. Heni Komalasari, M.Pd.

Seminar Daring 6 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta: Pendidikan Tari secara Virtual dalam Era Tatanan Normal Baru bersama Dr. Heni Komalasari, M.Pd.

Pada Rabu, 29 Juli 2020, pukul 09.00—11.40 WIB, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan seminar daring keenam yang bertajuk Pendidikan Tari secara Virtual dalam Era Tatanan Normal Baru. Seminar daring keenam tersebut menghadirkan narasumber dosen dari Program Studi Pendidikan Tari Universitas Pendidikan Indonesia, Dr. Heni Komalasari, M.Pd. dengan moderator Selly Oktarini, S.Pd., M.Sn. Acara dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan 3 FBS UNJ, Dr. Syamsi Setiadi, M.Pd. Setelah sambutan, seminar dilanjutkan dengan paparan materi oleh narasumber.

Dalam paparannya, Ibu Heni menjelaskan bahwa kondisi pandemi COVID-19 saat ini menyebabkan berbagi perubahan dalam aspek kehidupan, salah satunya adalah pendidikan. Penyelenggaraan pendidikan dasar, menengah, maupun tinggi saat ini berada dalam fase adaptif yang mengubah proses pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh. Hal tersebut tentu menuntut kesiapan tidak hanya dari sisi peserta didik, tetapi juga kesiapan dari guru dan dosen. Pendidikan dan pembelajaran tari mengalami kendala adaptif yang cukup besar karena sebagian besar proporsi pembelajaran adalah praktik penguasaan keterampilan tari. Oleh karena itu, guru dan dosen tari harus mampu menghadapi tiga tantangan krusial yaitu (1) menguasai dan menentukan media interaktif untuk perkuliahan daring, (2) menemukan model dan metode untuk membuat sebuah pembelajaran yang optimal dan berkualitas, serta (3) menentukan evaluasi yang sesuai dengan proses pembelajaran dan sesuai dengan tujuan untuk capaian kompetensi mahasiswa. Seminar daring yang dihadiri oleh sekitar 190 peserta dari seluruh Indonesia ini berjalan dengan lancar dan menarik. Pada sesi tanya jawab, peserta mengajukan pertanyaan dengan sangat antusias. Seminar diakhiri dengan penutup oleh Koorprodi Pendidikan Tari Fakultas Bahasa dan Seni UNJ, Dr. Dwi Kusumawardhani, M.Pd. (et)