Pelatihan Tata Persuratan Seri II TATA BAHASA PENULISAN SURAT DINAS

Pelatihan Tata Persuratan Seri II TATA BAHASA PENULISAN SURAT DINAS

Pelatihan Tata Persuratan Seri II TATA BAHASA PENULISAN SURAT DINAS

Seri II Pelatihan Tata Persuratan dilaksanakan pada Senin, 20 Juli 2020 pukul 09.30-11.00 WIB secara daring melalui media zoom meet di rumah masing-masing. Kegiatan pelatihan kali ini mengusung tema “Tata Bahasa Penulisan Surat Dinas” dan dihadiri oleh 28 tenaga kependidikan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), yang terdiri dari Kabag dan para Kasubag, staf adminsitrasi fakultas, dan staf administrasi program studi. Narasumber pelatihan ialah Ibu N. Lia Marliana, M.Phil., dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FBS. Acara dihadiri oleh Dr. Liliana Muliadtuti, M.Pd., Dekan FBS, dan Dr. Dian Herdiati, M.Pd., Wakil Dekan II FBS, Ibu Liliana membuka kegiatan pelatihan dan memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Ibu Liliana menekankan pentingnya menulis surat dengan mematuhi kaidah-kaidah dalam berkomunikasi tulisan secara resmi. Apapun yang kita tulis, diseminasi dan publikasikan kepada sivitas akademika UNJ ataupun instansi di luar UNJ, serta masyarakat luas akan mewakili wajah dari institusi Fakultas Bahasa dan Seni. Hal-hal yang terkait dengan kebahasaan, khususnya bidang persuratan, seyogyanya bisa menjadi cerminan dan contoh bagi fakultas-fakultas atau institusi yang lain.

Tujuan dari kegiatan pelatihan tata persuratan seri II adalah untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan wawasan ketatabahasaan dalam penulisan surat-surat dinas yang sangat lekat dengan aktifitas peserta sehari-hari di perkantoran. Agenda pelatihan dibagi menjadi dua sesi, yaitu pemaparan materi dan tanya jawab. Dalam paparannya, Ibu Lia tidak hanya menjelaskan tentang format penulisan surat, namun juga hal-hal detail seperti penggunaan tanda baca, huruf kapital, penulisan ejaan yang benar sesuai KBBI, pengenalan frasa dan kalimat hingga pemilihan diksi yang tepat sesuai dengan tujuan penulisan. Narasumber juga menyajikan materi secara interaktif dengan meminta peserta melakukan analisis kesalahan yang sering dijumpai. Di penghujung acara, narasumber memberikan tugas latihan kepada peserta berupa identifikasi kesalahan pada 3 dokumen surat. Diharapkan pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan tenaga kependidikan dalam menyusun surat,  khususnya surat-surat dinas, agar sesuai dengan tata bahasa pada kaidah-kaidah penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.  (ren)