YUDISIUM FAKULTAS BAHASA DAN SENI SEMESTER GENAP T.A. 2018/2019

YUDISIUM FAKULTAS BAHASA DAN SENI  SEMESTER GENAP T.A. 2018/2019

YUDISIUM FAKULTAS BAHASA DAN SENI SEMESTER GENAP T.A. 2018/2019

Pada Jumat, 30 Agustus 2019, pukul 08.00-11.00, sebanyak 380 lulusan dari 13 program studi di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengikuti kegiatan Yudisium Semester Genap  Tahun Akademik 2018/2019 FBS UNJ. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Bung Hatta Gedung Bung Hatta, Lantai 2 UNJ. Pada semester genap ini, pada laporan Wakil Dekan Bidang Akademik FBS, Bapak Ifan Iskandar; FBS telah meluluskan 295 mahasiswa dengan jalur skripsi, 40 mahasiswa dengan jalur makalah komprehensif, 29 mahasiswa dengan jalur tugas akhir, dan 16 mahasiswa dengan tesis. Selain itu, rerata lulusan menyelesaikan skripsi/makalah tugas akhir selama 9,85 semester, dengan IPA tertinggi S2 3,93; IPA tertinggi S1 3,91; dan IPA terendah yaitu 2,60. Semua lulusan dengan IPA tertinggi di setiap prodi diberikan penghargaan oleh Pimpinan FBS UNJ. Demikian pula lulusan dengan kategori nilai Kredit Keaktifan Mahasiswa (KKM) tiga tertinggi di FBS; serta kategori lulusan lima terbaik di FBS mendapatkan apresiasi tinggi dari Pimpinan FBS UNJ. Lulusan terbaik diraih oleh Tita Desyara dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dengan IPA 3,76 dan KKM 1,416.

Pada Yudisium kali ini, FBS menyuguhkan orasi ilmiah salah satu dosen Program Studi Pendidikan Seni Rupa, yaitu Ibu Aprina Murwanti, S.Ds., Ph.D. Beliau menyajikan topik tentang “Kontribusi Lulusan FBS UNJ terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Indonesia.” Ibu Aprina menyampaikan bahwa para lulusan beruntung berada di bawah naungan Fakultas Bahasa dan Seni. Kontribusi lulusan FBS sebagai pendidik bahasa, pendidik seni, pekerja, dan pengusaha di sektor kreatif kemudian tidak bisa hanya diukur dengan angka penciptaan lapangan kerja, atau produk dan jasa. Kontribusi lulusan bukan hanya sebatas karya, melainkan amplifikasi pengaruh terhadap masyarakat. Masyarakat yang memahami bahasa dan seni merupakan masyarakat yang siap untuk maju dan unggul. Para lulusan FBS dapat menjadi duta budaya dan duta kemanusiaan yang berperan dalam bidangnya masing-masing.

Orasi ilmiah Ibu Aprina ini berakhir pada pukul 10.00. Kemudian, kegiatan Yudisium pun diakhiri dengan sesi foto bersama semua prodi dengan Pimpinan FBS secara bergantian. (nlm)