Bincang Alumni Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) 2017 “Anti Galau Pascakampus”

Bincang Alumni Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) 2017 “Anti Galau Pascakampus”

Bincang Alumni Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) 2017 “Anti Galau Pascakampus”

Pada Selasa, 14 November 2017 diadakan kegiatan Bincang Inspiratif Tahun 2017 di Aula Daksinapati UNJ oleh Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan seminar tersebut menghadirkan pembicara-pembicara yang sangat menginspirasi dan memotivasi.

Pembicara pertama adalah seorang perwira TNI yang menjadi pengawal pribadi presiden atau sering disebut sebagai PASPAMPRES. Delli biasa beliau disapa, merupakan alumnus Prodi Pendidikan Seni Musik FBS UNJ.

Pembicara kedua bernama Zaki, ialah seorang pengusaha developer rumah yang baru mengecap manisnya kesuksesan. Sudah 12 rumah di teras pertama dan 33 rumah di teras kedua telah diselesaikannya. Sekarang beliau sedang menyelesaikan proyek teras ketiga berupa 101 rumah. Beliau yang merupakan alumnus Prodi Pendidikan Bahasa Arab FBS UNJ ini, berencana akan pensiun jika sudah menyelesaikan 1001 rumah.

Pembicara yang terakhir, last but not least adalah seorang profesional yang sekarang menjadi manajer di Grab Indonesia yang bernama Rizki. Mimpinya ketika berkuliah ingin bekerja di perusahaan internasional dan bekerja di gedung besar di sudirman, mengantarkannya menjadi memiliki motivasi tambahan dalam menjalankan kariernya. Alumnus Prodi Sastra Inggris FBS UNJ ini awalnya bekerja sebagai sekretaris di salah satu perusahaan asuransi jiwa, sebelum akhirnya pindah kerja sebagai trainer di perusahaan asuransi jiwa internasional yang berasal dari Hongkong. Keinginannya untuk berkembang dan mencoba hal baru membuat ia melamar pekerjaan di Grab Indonesia.

Idenya yang membuat Grab bisa melakukan pendaftaran dan trainer secara daring (online) yang sebelumnya lebih sulit dengan cara yang luring (offline), membuat ia bisa menjabat sebagai manajer di perusahaan ojek daring tersebut. Sekarang mimpinya bekerja di perusahaan internasional dan di gedung yang besar akhirnya bisa tercapai, walaupun tidak sampai bekerja di Sudirman.

Seminar ditutup dengan beberapa pertanyaan yang diajukan oleh empat peserta seminar yang dijawab dengan sangat baik oleh para pembicara tersebut. Closing statement dari pembicara menjadi akhir yang epik dari acara seminar bincang inspiratif yang diadakan oleh FBS. (rifki)